Kesempatan Berkarir di PBB Bagi Warga Indonesia


​ Kesempatan Berkarir di PBB bagi WNI

Kementerian Luar Negeri RI bekerja sama dengan Sekretariat PBB menggelar rekrutmen bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin berkarir sebagaipegawai internasional PBB melalui program United Nations Young Professionals Programme (YPP) 2015. Program ini bertujuan untuk merekrut kalangan muda di negara-negara anggota yang jumlah warga negaranya yang bekerja di Sekretariat PBB masih sedikit (underepresented), untuk bergabung sebagai staf Profesional PBB pada level P-1 atau P-2.

Indonesia turut berpartisipasi pada program ini karena saat ini masih sangat sedikit jumlah WNI yang bekerja di PBB. Untuk itu, Kementerian Luar Negeri RI mendorong kalangan muda Indonesia yang memenuhi persyaratan umum yang diminta, yaitu: berusia maksimal 32 tahun, memiliki ijazah minimal Strata-1 (S-1) yang relevan dengan bidang pekerjaan yang dibuka, dan mampu berbahasa Inggris atau Perancis dengan baik, untuk ikut melamar pada bidang kerja yang tersedia. Program UN YPP tidak mensyaratkan pengalaman kerja, sehingga kesempatan ini juga terbuka bagi para fresh graduates.

Pada UN YPP 2015, terdapat 6 (enam) bidang kerja yang dibuka yang terbagi ke dalam tiga gelombang pendaftaran sebagai berikut:
  1. 20 Mei – 26 Juli 2015 untuk bidang administrasi;
  2. 27 Mei – 26 Juli 2015 untuk bidang keuangan;
  3. 3 Juni – 2 Agustus 2015 untuk bidang statistik;
  4. 10 Juni – 9 Agustus 2015 untuk bidang informasi publik;
  5. 17 Juni – 16 Agustus 2015 untuk bidang social affairs;
  6. 24 Juni – 23 Agusutus 2015 untuk bidang legal affairs.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs http://careers.un.org, dan seluruh waktu pendaftaran ditutup pada pukul 23.59 waktu New York, AS. Perlu diperhatikan juga bahwa bidang kerja dan waktu pendaftaran dapat berubah sewaktu-waktu bergantung pada keputusan Sekretariat PBB. Oleh karena itu, disarankan agar terus memantau informasi terkini melalui situshttp://careers.un.org atau melalui www.kemlu.go.id pada kolom Karir dan Beasiswa bagian Lowongan di Organisasi Internasional.

Penyaringan peserta dilakukan sepenuhnya oleh Sekretariat PBB berdasarkan aplikasi yang diterima secara online. Proses seleksi dilakukan dalam 3 tahap, yaitu seleksi administrasiujian tertulisdan wawancara.

Sebagai informasi, pada tahun 2014 hanya 82 WNI yang tercatat menjadi staf Profesional (yang direkrut secara internasional) pada Sekretariat PBB. Jumlah tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai lebih dari 240 juta orang. Jumlah tersebut juga masih lebih kecil dibandingkan Nepal (negara dengan jumlah penduduk +/- 27 juta jiwa) yang memiliki 157 staf profesional pada Sekretariat PBB, dan juga Filipina (negara dengan jumlah penduduk +/- 99 juta jiwa) yang memiliki 803 staf profesional pada Sekretariat PBB.

Indonesia bukan untuk pertama kalinya berpartisipasi pada UN YPP. Indonesia telah berpartisipasi setiap tahun sejak tahun 2012. Sejauh ini sebanyak 5 WNI telah diterima bekerja sebagai profesional di PBB. Seleksi tahun 2014 masih berlangsung prosesnya hingga saat ini

Sumber : kemlu.go.id
Share on Google Plus

Tentang Hasanudin SZ

Saya Hasanudin SZ, adalah seorang Pendidik/Guru Bahasa Arab di Madrasah | Email : hasanudin@live.com
    Komentar (Google+)
    Komentar (Facebook)

0 comments:

Posting Komentar