Kenapa Dinamakan Dhomir Fashl ?

Pernahkah Anda mendapati kalimat bahasa Arab semisal ini : حسن هو الصالح (Hasan adalah orang sholih) ? Lalu apa kedudukan هو di kalimat itu? Mari kita bahas !
هو pada kalimat diatas adalah ضمير الفصل yaitu kata ganti pemisah, kenapa dinamakan pemisah ? Jawabannya karena untuk memisah atau membedakan antara Khabar dan Tawabi' (dalam contoh kali ini adalah Na'at).
Kalimat حسن هو الصالح  diatas jika kita buang dhomir هو nya maka akan menjadi حسن الصالح , lalu kalau kita lihat disini حسن berkedudukan sebagai مبتدأ dan الصالح adalah خبر. Namun kalimat ini menjadi ambigu, bisa jadi حسن adalah منعوت dan الصالح adalah نعت. Karena kedua-duanya sama-sama اسم المعرفة, dan umumnya yang namanya خبر adalah اسم النكرة. Lalu untuk menghilangkan keambiguan ini kita hendaknya tidak merubah الصالح yang معرفة tadi menjadi صالح yaitu نكرة. Namun yang lebih dianjurkan adalah menambahkan ضمير الفصل diantara مبتدأ dan خبر tersebut, hingga menjadi حسن هو الصالح. Kalau kita I'rab maka akan menjadi berikut ini :
  • حسن : Mubtada marfu', tanda rofa'nya dhommah yang tampak di akhir katanya
  • هو : Dhomir fashl, mabni dengan fathah, tak ada kedudukan dalam i'rob
  • الصالح : Khobar marfu', tanda rofa'nya dhommah yang tampak di akhir katanya 
Share on Google Plus

Tentang Hasanudin SZ

Saya Hasanudin SZ, adalah seorang Pendidik/Guru Bahasa Arab di Madrasah | Email : hasanudin@live.com
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 comments:

  1. afwan ustadz sa asal
    yang pertama dhomir fashli itu istilah dari mana ya... setau saya dalam nahwu itu dhamir munfashil...
    yang kedua kalimat هو apakah bisa dalam kedudukan i'rab menjadi khobar jumlah dan mubtada' kedua. so, i'rabnya menjadi :
    حسن : مبتدأ مرفوع و علامة رفعه ضمة ظاهرة فى اخره لأنه اسم مفرد
    هو : ضمير منفصل مبني على الفتح فى محل رفع مبتدأأ الثاني
    الصالح : خبر المبتدأ الثاني مرفوع و علامة رفعه ضمة ظاهرة فى أخره لانه اسم مفرد.
    و الجملة من المبتدأ و الخبر فى محل رفع خبر المبتدأ الأول
    عارف بوديمان بمعهد العصري سلامت

    BalasHapus