Larangan Diam Seharian


عن علي رضي الله عنه قال : حفظت عن رسول الله صلى الله عليه وسلم ل يتم بعد احتلام ولا صمات يوم إلى الليل
(رواه أبو داود بإسناد حسن)
Dari 'Ali ra berkata : "Saya ingat ajaran Rasulullah saw, yaitu bahwa tidak dianggap yatim lagi sesudah ihtilam (mimpi basah/baligh), dan tidak boleh diam sejak pagi sampai malam". (HR Abu Daud)

وعن قيس بن أبي حازم قال : دخل أبو بكر الصديق رضي الله عنه على امرأة من أحمس، يقال لها زينب، فرآها لا تتكلم، فقال : ما لها لا تتكلم ؟ فقالوا : حجت مصمتة، فقال لها : تكلمي، فإن هذا لا يحل، هذا من عمل الجاهلية، فتكلمت. 
(رواه البخاري)
Dari Qais bin Abu Hazim berkata : "Abu Bakar Ash Shiddiq ra masuk ke rumah seorang perempuan dari suku Ahmas yang bernama Zainab. Abu Bakar melihat perempuan itu tidak mau bicara, kemudian Abu Bakar bertanya : "Kenapa perempuan itu tidak mau bicara?". Orang-orang yang ada di situ berkata : "Ia berniat untuk diam (tidak bicara)". Kemudian Abu Bakar berkata padanya : "Berbicaralah kamu, karena sesungguhnya perbuatan seperti itu tidak diperbolehkan; itu termasuk perbuatan orang-orang Jahiliyyah". Kemudian perempuan itu mau berbicara". (HR Bukhari)

Sumber : كتاب رياض الصالحين للنواوي
Share on Google Plus

Tentang Hasanudin SZ

Saya Hasanudin SZ, adalah seorang Pendidik/Guru Bahasa Arab di Madrasah | Email : hasanudin@live.com
    Komentar (Google+)
    Komentar (Facebook)

0 comments:

Posting Komentar