Waspadai Dampak Kesehatan ini saat Mudik dengan Motor


Selain transportasi umum, banyak pemudik yang memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi, salah satunya dengan motor. Banyak yang memilih pulang kampung menggunakan motor karena ingin cepat sampai tujuan dan segera bertemu keluarga.

Namun perlu diingat, ‘ritual’ mudik seperti saat ini juga dapat berdampak pada kesehatan pemudik itu sendiri. Nah, berikut ini beberapa ancaman kesehatan bagi pemudik yang terlalu lama berkendara dengan menggunakan motor.

Dampak Kesehatan Bagi Pemudik dengan Motor

1. Duduk di motor terlalu lama
Perjalanan mudik pastinya membutuhkan waktu yang lama dan berjam-berjam. Dan duduk di sepeda motor ketika mudik dapat menyebabkan rasa sakit di bagian punggung. Hal ini dapat terjadi karena kekakuan otot. Solusinya adalah perbanyak waktu istirahat saat perjalanan mudik.

2. Metabolisme tubuh
Seperti yang dilansir Balitbangkes Kemenkes RI, bermotor selama berjam-jam juga dapat mengganggu sistem metabolisme tubuh, termasuk kolesterol ataupun gula darah.

3. Nyeri leher
Terlalu lama di atas kendaraan saat pulang ke kampung halaman dengan menggunakan motor juga dapat menyebabkan nyeri pada leher. Keluhan seperti ini biasanya diakibatkan peradangan pada sendi tulang belakang.

4. Kelelahan
Ini hampir pasti dialami oleh setiap pemudik, termasuk pemudik yang menggunakan motor. Dengan mengendarai motor selama berjam-jam, ditambah dengan barang bawaan yang lumayan banyak, pasti dapat menyebabkan kelelahan. Jika terjadi demikian, kelelahan bisa memicu menurunnya konsentrasi. Jika tidak segera beristirahat, maka potensi terjadi kecelakaan lalu lintas juga akan meningkat.

Solusinya?
  • Sebaiknya mudik dengan memanfaatkan transportasi umum. Atau jika terpaksa mudik dengan menggunakan motor, sebaiknya digunakan untuk perjalanan yang tidak terlalu jauh.
  • Karena kapasitas motor diperuntukan dua orang saja, sebaiknya untuk tidak membawa istri dan anak-anak sekaligus saat mudik menggunakan motor, terlebih jika membawa bayi. Selain dapat berdampak buruk bagi kesehatan, hal tersebut juga dapat mengancam keselamatan pemudik.
  • Sering beristirahat. Sebaiknya, setiap perjalanan maksimal 4 jam pemudik harus beristirahat. Ingat, karena kunci utama perjalanan mudik adalah menjaga kesehatan dan keselamatan bersama. Manfaatkan pos-pos istirahat yang dapat dengan mudah ditemui ketika perjalanan.

Sebelum melakukan perjalanan mudik, sebaiknya cek kondisi tubuh dan kendaraan Anda agar mudik berjalan dengan sehat, aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan. Semoga bermanfaat.

Sumber : duniafitnes.com
Share on Google Plus

Tentang Hasanudin SZ

Saya Hasanudin SZ, adalah seorang Pendidik/Guru Bahasa Arab di Madrasah | Email : hasanudin@live.com
    Komentar (Google+)
    Komentar (Facebook)

0 comments:

Posting Komentar